Kamis, 02 Februari 2012

Tugas 4 (Survei Peruahaan)


Tugas Survei Perusahaan



Nama  :  Vina Fitriayu Damayanti
Kelas   :  1DB14
NPM    :  37111284


UNIVERSITAS GUNADARMA









Kata Pengantar

Segala Puji Bagi Allah SWT. Yang memberikan segala anugerahnya kepada Saya sehingga saya dapat menyelesaikan survei wawancara dalam tugas softskill ini.

Dalam survei ini, saya mewawancara seorang Pramuniaga tentang Usaha yang didirikannya.
Meskipun sangat sederhana semoga Pembaca tertarik dengan wawancara yang saya lakukan ini.

Tak ada gading yang tak retak, Saya sangat menyadari banyaknya kekurangan didalam survei yang saya lakukan ini oleh karena itu saran dan kritik sangat saya harapkan.

                                                Vina Fitriayu Damayanti









1.       Apakah nama usaha sembako yang ibu dirikan ?
Toko Dinda

2.       Tanggal  dan Tahun berapakah Usaha Ibu didirikan ?
29 Agustus 2006

3.       Alamat Lengkap Usaha Ibu ?
Jl. Bhakti Jaya Raya No.45 Harapan Jaya Bekasi Utara

4.       Apa  Jabatan Ibu di toko ini ?
Pramuniaga

5.       Apakah Visi dan Misi Usaha yang Ibu dirikan ?

Visinya Usaha Dan kerja yang maju

Misinya  melayani dengan baik seorang pembeli

6.       Kelebihan Usaha yang Ibu dirikan apa ?
Membantu masyarakat – masyarakat yang ada disekitar lingkungan ini agar berbelanja dengan jarak yang terjangkau.

7.       Kekurangan Usaha yang Ibu dirikan apa ?

Kekurangannya Tidak selengkap Toko Swalayan

8.       Penting atau Tidak Manajemen dalam Usaha yang Ibu dirikan ?
Sangat Penting, Karena kalau tidak ada manajemen dalam usaha yang saya dirikan, Usaha saya  tidak akan berjalan dengan semestinya dan tidak berjalan dengan apa yang saya harapkan. Karena semua Usaha ini saya rangkum dalam suatu Manajemen.


9.       Melalui media apa Ibu memasarkan Usaha Toko Sembako Ibu ?
Hanya dari mulut ke mulut saja.

10.   Menurut Ibu Apa yang dimaksud Manajemen dalam Usaha Ibu ?
Menurut saya Manajemen adalah Pengaturan Keuangan dan pembelanjaan.

11.   Apa kendala Ibu dalam mengembangkan usaha yang Ibu dirikan ?
Banyak Pesaing, Dari tahun ke tahun selalu ada Pesaing Baru.


12.   Membutuhkan modal yang besarkah Ibu dalam membangun Usaha ?
Tidak, Hanya sewajarnya, karena hanya Toko Sembako biasa.

13.   Usaha apa yang dilakukan Ibu untuk menjaga kepuasan konsumen ?
Memberikan service yang ramah, dengan senyuman, agar konsumen tidak bosan datang ke Toko saya lagi.


Tanda Tangan yang diwawancarai




               Ibu Rukiawati











 Penutup

Akhir kata Saya Berharap Survei yang saya lakukan ini dapat berguna dan memenuhi niai saya dalam tugas softskill ini.

Tugas 3 (PENGANTAR MANAJEMEN)

Sejarah Perkembangan Ilmu Manajemen

Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida diMesir. Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20 tahun. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang—tanpa memedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu—yang merencanakan apa yang harus dilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin dan mengarahkan para pekerja, dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/c5/Egypt.Giza.Sphinx.01.jpg/200px-Egypt.Giza.Sphinx.01.jpg

Piramida di Mesir. Pembangunan piramida ini tak mungkin terlaksana tanpa adanya seseorang yang merencanakan, mengorganisasikan dan menggerakan para pekerja, dan mengontrol pembangunannya.
Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selama tahun 1400-an di kota VenesiaItalia, yang ketika itu menjadi pusat perekonomian dan perdagangan di sana. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnis dan melakukan banyak kegiatan yang lazim terjadi di organisasi modern saat ini. Sebagai contoh, di gudang senjata Venesia, kapal perang diluncurkan sepanjang kanal dan pada tiap-tiap perhentian, bahan baku dan tali layar ditambahkan ke kapal tersebut. Hal ini mirip dengan model lini perakitan (assembly line) yang dikembangkan oleh Henry Ford untuk merakit mobil-mobilnya. Selain lini perakitan tersebut, orang Venesia memiliki sistem penyimpanan dan pergudangan untuk memantau isinya, manajemen sumber daya manusia untuk mengelola angkatan kerja, dan sistem akuntansi untuk melacak pendapatan dan biaya.
Daniel Wren membagi evolusi pemikiran manajemen dalam empat fase, yaitu pemikiran awal, era manajemen sains, era manusia sosial, dan era moderen.

Pengertian Manajemen
          Seni dalam menyelesaikan sesuatu melalui orang lain (Follet,1997)
          Sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya (Nickels, McHugh and McHugh ,1997)
          Seni atau proses dalam menyelesaikan sesuatu yang terkait dengan pencapaian tujuan. (Ernie&Kurniawan, 2005)

Faktor-faktor dalam Pencapaian Tujuan
          Adanya penggunaan sumber daya organisasi, baik sumber daya manusia, maupun faktor-faktor produksi lainnya. Sumber daya tersebut meliputi sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya keuangan, serta informasi (Griffin,2002)
          Adanya proses yang bertahap dari mulai perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengimplementasian, hingga pengendalian dan pengawasan.
          Adanya seni dalam menyelesaikan pekerjaan.

Pengertian Efektif dan Efisien (Drucker)
Efektif :
          mengerjakan pekerjaan yang benar  atau tepat
Efisien :
          mengerjakan pekerjaan dengan benar atau tepat




Fungsi-fungsi Manajemen
          Perencanaan (Planning)
proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat  untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
          Pengorganisasian (Organizing)
proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi
          Pengarahan dan pengimplementasian (Directing/Leading)
proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
          Pengawasan dan Pengendalian (Controlling)
proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.

Fungsi Operasional dalam Manajemen
          Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk memperoleh sumber daya manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan dan bagaimana sumber daya manusia yang terbaik tersebut dapat dipelihara dan tetap bekerja bersama kita dengan kualitas pekerjaan yang senantiasa konstan ataupun bertambah


          Manajemen Pemasaran
Manajemen Pemasaran adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada  intinya berusaha untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya yang dibutuhkan oleh konsumen, dana bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan
          Manajemen Operasi/Produksi
Manajemen Produksi adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai pilihan lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi
          Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit. Tugas manajemen keuangan diantaranya merencanakan dari mana pembiayaan bisnis diperoleh, dan dengan cara bagaimana modal yang telah diperoleh dialokasikan secara tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan
          Manajemen Informasi
Manajemen Informasi adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha memastikan bahwa bisnis yang dijalankan tetap mampu untuk terus bertahan dalam jangka panjang. Untuk memastikan itu manajemen informasi bertugas untuk menyediakan seluruh informasi yang terkait dengan kegiatan perusahaan baik informasi internal maupun eksternal, yang dapat mendorong kegiatan bisnis yang dijalankan tetap mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di masyarakat

Prinsip Manajemen
Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu dipertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah. Menurut Henry Fayol, seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis, prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari:
1.     Pembagian kerja (Division of work)
2.    Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility)
3.    Disiplin (Discipline)
4.    Kesatuan perintah (Unity of command)
5.    Kesatuan pengarahan (Unity of direction)
6.    Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri
7.    Penggajian pegawai
8.    Pemusatan (Centralization)
9.    Hirarki (tingkatan)
10.  Ketertiban (Order)
11.  Keadilan dan kejujuran
12.  Stabilitas kondisi karyawan
13.  Prakarsa (Inisiative)
14.  Semangat kesatuan, semangat korps

Rabu, 30 November 2011

(Tugas Penulisan Soft Skill-10) Manajemen Waktu

Mengelola waktu belajar bukan berarti kehilangan waktu luang untuk bersenang-senang. Bukan pula berarti bahwa waktu dalam 24 jam per hari harus dihabiskan untuk belajar. Justru sebaliknya. Prinsip utama dari pengelolaan waktu secara efektif adalah pembagian waktu yang efektif untuk kegiatan-kegiatan yang meliputi: waktu untuk belajar, waktu untuk bekerja dan kegiatan sosial maupun waktu bagi diri sendiri untuk bersantai.
Bagaimanapun waktu untuk bersantai diperlukan oleh seorang mahasiswa selain waktu untuk belajar. Sebagian waktu untuk bersantai tersebut diperlukan untuk mengembalikan energi yang sudah terpakai untukbelajar dan bekerja. Baik belajar maupun bekerja membutuhkan energi yang tidak sedikit, terutama untuk berkonsentrasi dalam mengerjakan sesuatu. Energi yang terpakai untuk berkonsentrasi ini harus diganti. Jika tidak, maka sangat mungkin sekali seseorang mengalami perasaan tertekan atau stres.
Kiat utama untuk mengelola waktu belajar adalah kombinasi dari fleksibilitas dan disiplin. Seringkali jadwal belajar telah disusun, namun kemudian ada kegiatan mendadak yang harus Anda ikuti (misalnya: ada keluarga yang membutuhkan pertolongan Anda). Anda diharapkan tetap berdisiplin namun sekaligus fleksibel untuk mengganti waktu yang hilang tersebut dengan mencari waktu lain.


Bagaimanapun, belajar membutuhkan waktu dan seseorang harus memutuskan sendiri kapan ia akan belajar. Seseorang juga perlu mengetahui kiat-kiat yang dapat dipergunakan untuk mengelola waktu belajar dengan efektif.

www.ut.ac.id/html/Strategi-bjj/manajemen.htm

(Tugas Penulisan Soft Skil-9) Vino G Bastian

Vino Giovani Bastian (lahir di Jakarta, 24 Maret 1982; umur 29 tahun) adalah seorang aktor film asal Indonesia. Vino adalah putra bungsu Bastian Tito, penulis cerita silat yang terkenal lewat seri Wiro Sableng.

Karier

Di bangku SMP, ia mulai bermain musik sebagai penabuh drum. Ia kemudian menjadi seorang model dan pada tahun 2004 melakukan debutnya sebagai aktor lewat film 30 Hari Mencari Cinta. Dalam film arahan sutradara Upi Avianto tersebut, Vino memerankan karakter seorang pria yang ternyata homo. Film itu dibintanginya bersama aktris Nirina Zubir, Maria Agnes, Dinna Olivia dan Revaldo Fifaldi.
Akting pria yang kini tengah berpacaran dengan Elsa Paramita ini dalam film perdananya tersebut membuat Erwin Arnada, direktur Rexinema, untuk memasang kembali Vino dalam film Catatan Akhir Sekolah (2005) arahan sutradara Hanung Bramantyo. Dengan arahan sutradara Upi Avianto, Vino bermain dalam film Realita, Cinta dan Rock'n Roll (2006). Film produksi Virgo Putra Film tersebut dibintanginya bersama Herjunot Ali dan puteri Indonesia Nadine Chandrawinata. Tawaran film pun menyusul secara deras kepadanya, di antaranya Pesan Dari Surga (2006) dan remake Badai Pasti Berlalu 2007 (2007). Ia meraih penghargaan FFI sebagai Best Actor dan penghargaan Indonesian Movie Awards sebagai Favorite Actor, Best Couple dan Favorite Couple (bersama Fahrani) untuk perannya dalam Film Radit dan Jani.
Tahun 2009 Vino berhasil menggeser Tora Sudiro dari puncak dan menempati peringkat 1 aktor film Indonesia dengan bayaran termahal (Indonesia's Highest-Paid Actor) dengan honor Rp 250 Juta per film.

Filmografi

FTV

  • Bos Ku Malang Bos Ku Sayang (Bersama Masayu Anastasia)
  • Selalu Untuk Selamanya (Bersama Bunga Zainal)
  • Bejo Bilang Cinta
  • Lost in Solo
  • Cinta Berawal dari Fesbuk
  • Jomblo karena Cinta
  • Kekasih untuk Benny
  • Separuh Jiwaku Kembali
  • Cinta Di antara 3 Perempuan

Sinetron

  • Calon Bini
  • Arini
  • Arini 2
  •  
     
id.wikipedia.org/wiki/Vino_Bastian

(Tugas Penulisan Soft Skill-8) Mars Gunadarma

Majulah Gunadarma
Majulah Putra Indonesia
Tuntut Ilmu bersemangat Baja
Tuk mengemban tugas mulia

Majulah Gunadarma
Majulah Putra Indonesia
Kibarkan panji-panji cita
Tonggak membangun Negara

Hiduplah Gunadarma
Hidup siswa dan pendidiknya
Mengabdi pada Negara
Bangsa nan Jaya

(Tugas Penulisan Soft Skill-7) Manajemen Produksi

Manajemen produksi merupakan salah satu bagian dari bidang manajemen yang mempunyai peran dalam mengoordinasi kan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan. Untuk mengatur kegiatan ini, perlu dibuat keputusan-keputusan yang berhubungna dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi menyangkut pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.

Aspek-aspek Manajemen

Aspek-aspek manajemen produksi meliputi ;
  • Perencana produksi
Bertujuan agar dilakukanya persiapan yang sistematis bagi produksi yang akan dijalankan. Keputusan yang harus dihadapi dalam perencanaan produksi:
  1. Jenis barang yang diproduksi
  2. Kualitas barang
  3. Jumlah barang
  4. Bahan baku
  5. Pengendalian produksi
  • Pengendalian produksi
Bertujuan agar mencapai hasil yang maksimal demi biaya seoptimal mungkin. Adapun kegiatan yang dilakukan antara lain :
  1. Menyusun perencanaan
  2. Membuat penjadwalan kerja
  3. Menentukan kepada siapa barang akan dipasarkan.
  • Pengawasan produksi
Bertujuan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana. Kegiatanya meliputi :
  1. Menetapkan kualitas
  2. Menetapkan standar barang
  3. Pelaksanaan prouksi yang tepat waktu
id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_produksi

(Tugas Penuliasan Soft skill-6) Korban Jembatan Kartanegara Menjadi 18 Orang

Rabu, 30 November 2011 08:02 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,KUTAI KARTANEGARA--Jumlah korban jembatan Kartanegara terus bertambah. Hingga Selasa malam sudah ditemukan 18 orang meninggal

''Hingga Selasa malam, sudah 18 korban meninggal yang ditemukan, '' kata Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Syarkowi V Zahri. Ia  mengusulkan pembuatan prasasti bertuliskan nama para korban jiwa di sekitar runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara guna mengenang peristiwa itu agar tidak terulang.

Anggota DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kutai Kartanegara dan Kutai Barat yang ditemui di Posko Penanganan korban ini melanjutkan, musibah runtuhnya jembatan itu merupakan kelalaian, namun dia tidak dapat menyimpulkan kelalaian siapa, karena bisa merupakan kelalaian perencanaan, kelalaian konstruksi, maupun kelalaian saat pemeliharaan.

Pasalnya, katanya, hingga kini penyebab runtuhnya jembatan itu belum dapat dipastikan, karena masih dilakukan penyelidikan dari tim gabungan dari berbagai instansi.

Sedangkan kaitannya dengan pendirian prasasti itu, menurut dia, agar kelalaian itu tidak terulang lagi, sehingga ke depan pembangunan jembatan yang berfungsi untuk memperlancar arus angkutan orang dan barang yang menghubungkan Tenggarong-Samarinda itu dapat lebih kokoh lagi.

Sedangkan keberadaan Syarkowi di lokasi itu karena ada tiga organisasi yang di bawah kepemimpinannya turut membuka Posko Bencana.Tiga organisasi itu adalah Ikatan Keluarga Jawa (IKJ) Kukar, Pemuda Panca Marga (PPM) Kukar, dan Arek Malang (Arema) Kukar.

Menurutnya, tiga organisasi tersebut sejak hari pertama terjadinya bencana runtuhnya jembatan, langsung menurunkan perahu karet untuk membantu petugas dalam mengevakuasi para korban.

Pada hari pertama tersebut, paling tidak ada 10 orang yang langsung turut membantu tim penyelamat, sedangkan perahu karet yang dimilikinya baru satu unit, sehingga para relawan belum dapat sekaligus diturunkan ke Sungai Mahakam.

Namun demikian, puluhan relawan lainnya yang tergabung di tiga organisasi itu bertugas secara bergantian, hal ini dilakukan agar semua anak asuhannya bisa siap sedia dalam 24 jam.

Selain tim yang bertugas untuk bantuan penyelamatan dan evakuasi korban, dalam posko itu juga ada 10 orang khusus tukang masak. Ke-10 tukang masak tersebut juga bergantian dalam bertugas.
Redaktur: taufik rachman
Sumber: antara
 
sumber : Kutaikartanegara.com